Seminar Nasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

PERLINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN BANGSA

Kamis, 25 Oktober 2016 | Fakultas Pertanian | Institut Pertanian Bogor

LATAR BELAKANG

Indonesia merupakan negara yang terletak di daerah tropis yang kaya akan sumberdaya alam baik hayati dan non-hayati. Sektor pertanian khususnya perkebunan menempati urutan kedua setelah sektor migas dalam menyumbang devisa negara. Kontribusi sektor perkebunan mencapai hampir Rp159,7 triliun atau 18,5 persen terhadap PDB pertanian 2012, sementara itu jumlah tenaga kerja perusahaan perkebunan sebanyak 655.998 orang (BPS 2014).
Dalam era global, keberlangsungan perdagangan produk perkebunan sering dikaitkan dengan praktek budidaya tanaman yang baik (Good Agricultural Practices/GAP) dan sustainability (keberlanjutan yang mencakup semua aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan). Pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) merupakan salah satu aspek yang terkait dengan GAP dan isu lingkungan. Oleh karena itu perlu dikembangkan pengelolaan OPT yang tidak berdampak buruk terhadap kesehatan, keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan.
Serangan OPT di lapangan memberikan dampak yang cukup signifikan dalam penurunan kualitas maupun kuantitas produksi perkebunan. Beberapa kasus serangan OPT yang saat ini menjadi masalah utama adalah serangan ulat api dan Ganoderma pada kelapa sawit yang menyebabkan kerugian yang sangat besar. Serangan hama penggerek tebu Scirpophaga excertalis dan uret Lepidiota stigma dilaporkan pada tahun 2015 mampu menyebabkan penurunan hasil sampai 51%. Hama penggerek buah kakao (PBK) Conopomorpha cramerella dan penyakit vascular streak die-back (VSD) yang disebabkan oleh Ceratobasidium theobromae saat ini merupakan hama dan penyakit utama yang menyerang perkebunan kakao.
Masalah perlindungan tanaman perkebunan yang kompleks tersebut perlu disikapi dengantindakan yang sinergis dari semua pihak yang berkepentingan dengan masalah ini. Unit Kajian Pengendalian Hama Terpadu, Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian IPB bekerjasama dengan Perhimpunan Fitopatologi Indonesia (PFI) Komda Bogor dan Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI) cabang Bogor berinisiatif untuk menyelenggarakan Seminar Nasional Perlindungan Tanaman Perkebunan.

TUJUAN
1 Mengidentifikasi permasalahan aktual perlindungan tanaman perkebunan
2 Meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pemangku kepentingan (stakeholder) bidang perkebunan, terhadap ancaman penyebaran hama dan penyakit tanaman perkebunan
3 Menghimpun hasil-hasil penelitian, kajian dan pengalaman empiris terbaru di bidang perlindungan tanaman perkebunan dari berbagai kalangan
4 Berbagi informasi dan pengetahuan teknologi untuk memperkuat sistem perlindungantanaman perkebunan

JENIS KEGIATAN
Kegiatan terdiri atas pemaparan makalah oleh keynote speaker, dilanjutkan presentasi lisan dan poster oleh peserta seminar yang mencakup berbagai hal terkait dengan perlindungan tanaman perkebunan dan aspek pendukung lainnya.

KEYNOTE SPEAKER
1. Kebijakan Nasional dalam Pengembangan Perkebunan di Indonesia (Direktur Jenderal Perkebunan, Kementrian Pertanian RI)
2. Agenda Riset dalam Mendukung Perlindungan Tanaman Perkebunan (DirekturLembagaRiset Perkebunan Indonesia)
3. Inovasi Perlindungan Tanaman Perkebunan (Direktur Risetdan Pengembangan, PT Sampoerna Agro Tbk.)
4. Success Story dalam Pengelolaan Perlindungan Tanaman Perkebunan
5. Pengelolaan Pestisida di Perkebunan
6. Perlindungan Perkebunan Berbasis Bio-intensif

WAKTU DAN PELAKSANAAN
Seminar akan dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2016 di Fakultas Pertanian, Kampus IPB Dramaga, Bogor.

PRESENTASI LISAN dan POSTER
1. Peserta seminar yang akan berpartisipasi dalam presentasi lisan atau poster wajib mengirimkan abstrak dan makalah lengkap
a. Format Prosiding: Times New Roman 12pt, A4, margin 4-3-3-3, spasi 2, maksimal 15 halaman termasuk gambar dan tabel. Makalah tersusun atas Judul (bahasa Indonesia dan Inggris), Abstrak (dalam bahasa Inggris), Pendahuluan, Tujuan, Bahan dan Metode, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, dan Daftar Pustaka.
b. Format JEI (Pedoman_Penulisan_JEI)
c. Format JFI (Pedoman Penulisan JFI)
2. Presentasi lisan atau poster akan dilakukan setelah presentasi keynote speaker.
3. Peserta poster, diwajibkan membawa poster berukuran A0 (Portrait) pada saat registrasi tanggal 20 Oktober 2016
4. Makalah akan dipublikasikan dalam bentuk prosiding. Artikel ilmiah terpilih akan difasilitasi untuk dipublikasikan pada Jurnal Entomologi Indonesia (JEI) atau Jurnal Fitopatologi Indonesia (JFI).

BIAYA KEIKUTSERTAAN*
Mahasiswa (S1/S2/S3) :Rp. 250,000,-
Umum :Rp. 500,000,-
Peserta akan mendapatkan seminar kit, makan siang, coffee break,dan sertifikat.
*Peserta yang menginginkan prosiding seminar dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 150.000,- Biaya tidak termasuk akomodasi dan penginapan selama seminar.

PENDAFTARAN
Pendaftaran peserta dilakukan dengan mengisi formulir yang telah disediakan (online: disini), kemudian mengirimkan kepada sekretariat melalui email atau faximili paling lambattanggal 15 Oktober 2016

Peserta mentransfer biaya seminar keRekening Panitia
Nama Bank    : BNI Cabang Dramaga Bogor
No. Rekening  : 0140774031 
Atas Nama     : Dept.Proteksi Tanaman
*Pembayaran dapat juga dilakukan saat registrasi seminar

Peserta mengirimkan foto/scan bukti transfer melalui email pkpht.ipb@gmail.com

Contact Person:
Nadzirum Mubin, SP., MSi (085762424232)
Mahardika Gama P., SP. (085647238553)

Informasi Penginapan di sekitar lokasi seminar
Hotel Duta Berlian (0251-8627627)
Wisma Amarilis (0251-8627076)
Wisma International (085814925525)

Download: leaflet Semnas Litbun 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *